Clitocybe gibba, jamur Common Funnel

Filum: Basidiomycota - Kelas: Agaricomycetes - Ordo: Agaricales - Famili: Tricholomataceae

Distribusi - Sejarah Taksonomi - Etimologi - Catatan Kuliner - Identifikasi - Sumber Referensi

Clitocybe gibba - Corong Umum

Taksonomi

Clitocybe gibba tumbuh di serasah daun di hutan gugur dan rumput atau semak kasar. Tutup berwarna krem ​​tua atau coklat pucat bisa berdiameter 10cm saat jatuh tempo. Seperti kebanyakan jamur dalam genus ini, ini adalah jamur yang suka berteman dan sering membentuk busur besar atau bahkan cincin peri lengkap.

Distribusi

Sangat umum di seluruh Inggris dan Irlandia, Corong Umum juga terjadi di sebagian besar wilayah Eropa daratan dan di Amerika Utara.

Clitocybe gibba - Corong Umum

Sejarah taksonomi

Corong Umum dijelaskan pada tahun 1801 oleh Christiaan Hendrick Persoon, yang menamakannya Agaricus gibbus . Nama ilmiah yang diterima saat ini (meskipun tidak oleh semua otoritas - lihat di bawah) nama ilmiah dibuat oleh Paul Kummer pada tahun 1871.

Sinonim dari Clitocybe gibba termasuk Agaricus gibbus Pers., Agaricus gibbus var. membranaceus Fr., Agaricus infundibuliformis Schaeff., Clitocybe infundibuliformis (Schaeff.) Fr., Clitocybe infundibuliformis var. membranacea (Fr.) Massee, dan Omphalia gibba (Pers.) Gray.

Hasil studi DNA pada tahun 2003 mendorong ahli mikologi untuk menyiapkan genus baru Infundibulicybe dengan Infundibulicybe geotropa (sinonim Clitocybe geotropa ) sebagai spesies tipe. Ke dalam genus ini, Corong Umum dan kerabat dekatnya telah dipindahkan, dan di Amerika Utara khususnya Corong Umum lebih dikenal sebagai Infundibulicybe gibba (Pers.) Harmaja.

Common Funnel sering kali membentuk busur besar dan terkadang cincin peri lengkap. Gambar di atas, diambil di hutan campuran di West Wales, Inggris, menunjukkan bagian dari cincin peri yang berdiameter hampir sepuluh meter.

Clitocybe gibba - Corong Umum, Prancis

Etimologi

Nama generiknya Clitocybe berarti 'kepala miring', sedangkan julukan spesifiknya gibba berarti bungkuk atau bulat.

Panduan identifikasi

Tutup Clitocybe gibba - Corong Umum

Topi

Dengan diameter 4 hingga 8 cm setelah matang sepenuhnya, tutupnya halus dan halus, biasanya dengan tepi bergelombang, dan cokelat krem, terkadang dengan semburat merah muda.

Awalnya cembung, tutupnya membesar dan berkembang menjadi corong. Dagingnya yang tebal dan lembut adalah daging yang ringan.

Insang Clitocybe gibba - Corong Umum

Insang

Tutup corong ini memiliki insang yang sangat membusuk, berwarna putih atau pucat yang sempit dan cukup padat.

Batang

Dengan diameter 5 sampai 10mm dan tinggi 3 sampai 7cm, batang buff kuat, sering berlubang, dan hanya sedikit bulat di pangkalnya. Tidak ada cincin batang.

Spora, Clitocybe gibba

Spora

Ellipsoidal hingga berbentuk pip, halus, 5,5-8 x 3,5-5μm.

Tampilkan gambar yang lebih besar

Spora Clitocybe gibba

Spora, Clitocybe gibba X

Cetak spora

Putih.

Bau / rasa

Bau almond yang sangat samar (beberapa mengatakan jerami yang baru dipotong); tidak ada rasa yang khas.

Peran Habitat & Ekologis

Saprobik, di serasah daun di bawah pagar tanaman, di hutan berdaun lebar dan di semak belukar.

Musim

Juli hingga November di Inggris dan Irlandia.

Spesies serupa

Lepista flaccida , umumnya dikenal sebagai Topi Corong Tawny, memiliki tutup lebih besar berwarna merah-coklat dan insang pucat yang menjadi kuning kecoklatan seiring bertambahnya usia; spora nya berwarna putih krem, lebih kecil dan lebih bulat dari pada Clitocybe gibba , dan berkutil halus.

Catatan Kuliner

Clitocybe gibba umumnya dianggap sebagai jamur yang dapat dimakan, meskipun tidak termasuk dalam peringkat teratas. Saat muda dan segar dapat digunakan baik digoreng dengan bawang atau dalam risotto, sup dan banyak hidangan jamur lainnya. Batang jamur Clitocybe agak keras dan banyak orang membuangnya dan hanya memakan tutupnya.

Sumber Referensi

Terpesona oleh Fungi , Pat O'Reilly 2016.

British Mycological Society (2010). Nama Bahasa Inggris untuk Fungi

Courtecuisse. R. & Duhem. B., Mushrooms and Toadstools of Britain & Europe (1995), hal.173.

Bon, M., The Mushrooms and Toadstools of Britain and North-western Europe (1987), p. 135.

Funga Nordica , Henning Knudsen dan Jan Vesterholt, 2008.

Kamus Jamur ; Paul M. Kirk, Paul F. Cannon, David W. Minter dan JA Stalpers; CABI, 2008

Sejarah taksonomi dan informasi sinonim pada halaman-halaman ini diambil dari banyak sumber, tetapi khususnya dari Daftar Periksa Fungi GB dari British Mycological Society dan (untuk basidiomycetes) pada Daftar Periksa Kew tentang Basidiomycota Inggris & Irlandia.